Cah Semarang Dikontrak Adobe, Dulu Dibully Sekarang Dipuji

Cah Semarang Dikontrak Adobe, Dulu Dibully Sekarang Dipuji

Cah Semarang kontrak Adobe, Dulu bully Sekarang puji – Pramoedya pokok Kevin (23) tidak pernah berpikir bahwa, jika hasil retouching editing foto yang sering yang ejek, kemudian kontrak perangkat lunak grafis raksasa Adobe untuk harga $ 6.000 (sekitar 90 juta USD).

Cah Semarang Dikontrak Adobe

“Bagaimana ga coba nyangka, itu editannya ejek selesai, rendahin, dan semua yang pada dasarnya jahat macem deh ‘) er bagaimana bisa mengandalkan Adobe untuk membuat foto editing tutorial, sekali lagi, rencana Allah bahwa tidak ada emang ga tahu .. “tulisnya dalam sebuah thread pada nya akun @sadness_loop Twitter.

Kevin berbagi cerita tentang perjalanannya berkumpul Adobe dan meminta mereka untuk melakukan tutorial untuk mengedit foto dalam aplikasi Lightroom adalah virus dan pujian.

Cah Semarang Dikontrak Adobe, Dulu Dibully Sekarang Dipuji – Kevin saat ini warga yang tinggal dan praktek Gunma Prefecture, Jepang, mengatakan bahwa dia menyukai fotografi sejak dulu. Dari hobi ada nya bermain-main dengan foto mulai tumbuh.

“De pas lulus SMK, dengan segala keterbatasannya, gunakan HP nyobain berbagai aplikasi editing foto. Ternyata dalemin pendingin ngedit ngedit foto ini. Tapi hasilnya hujat begitu hahaha,” Gomez mengatakan contactee yang menjadi https://shanamoultonweb.com/.

Cah Semarang Dikontrak Adobe, Dulu Dibully Sekarang Dipuji – Tapi sekarang ia mampu menertawakan masa lalu, Kevin akui pengganggu yang menggunakannya menerima cukup untuk mempengaruhi kepercayaan dalam pekerjaan. Dia bahkan memutuskan menyembunyikan foto-foto lama yang penuh ejekan ke rekening @pramudyakevin Instagramnya.

“Awalnya kurang yakin. Tapi ada ngaruhnya bully juga. Sedih ke neraka pertama. Tidak jahat adalah orang yang sama. Untuk yang baik, jika tidak lebih baik sendiri dalam keheningan,” katanya.

Awal Mula Di Kontrak Adobe

Kevin menceritakan bagaimana dia pertama kali undang untuk bekerja dengan Adobe. Sebuah perusahaan perangkat lunak yang berbasis San Jose, California, Amerika Serikat sedang mencari setelah memenangkan edisi lomba foto.

7 Semarang SMK lulusan adalah karir rayakan Adobe Lightroom foto editing dan Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO). Sebuah seeing karya pesaingnya keren-keren, Kevin mengaku pasrah dan tidak berharap untuk menang.

Jadi wajar kalau ketika ia mengetahui dua dari enam karya dia telah utus untuk menjadi pemenang, Oleh sebab itu Kevin meneteskan air mata bahagia bukan kepalang.

lomba foto itu sendiri tidak menyebutkan penghargaan apapun. Tapi untuk cah Semarang, saya melihat pekerjaan mereka untuk bersaing dengan ribuan berbagai negara dan tampilkan hanya Adobe, itu adalah masalah kebanggaan.

“Pekerjaan saya adalah pamerkan Adobe tidak lagi bermain bahagia. Jadi aja sangat berterima kasih,” kenangnya.

Tapi ternyata bahwa kecelakaan belum selesai. Kemenangan ini membuka jalan bagi Kevin dan Adobe berkumpul. Beberapa hari kemudian, ia hubungi oleh Adobe undang untuk bekerja sama untuk menciptakan editing tutorial Lightroom dan bayar USD 6.000.